Catatan Perjalanan Untari

Monday, May 21, 2018

May 21, 2018

Mengenal Lebih Dekat Gedung Heritage Gelatik Kota Lama Semarang

Kota lama Semarang adalah tempat yang tempat untuk bernostalgia tentang masa lalu. Dulu gedung-gedung di kota lama dibiarkan mangkrak dan tidak terawat tapi sekarang sebagian besar sudah direstorasi dan beberapa juga sedang dalam tahap perbaikan.

Pengunjung kota lama mungkin aware tentang Gedung Jiwasraya yang dulunya Gedung Nederlandsch Indische Leven Sverzeking De Lifrente Maatschaapij (NILLMI). Atau yang sangat dikenal sebagai salah satu landmark kota lama yaitu Gereja Blenduk. Di sisi lain ada Spiegel yang kini berubah fungsi dari toko keperluan rumah tangga dan alat kantor bernama NV Winkel Maatschappij “H Spiegel” menjadi cafe dan restauran Spiegel Bistro.

Tapi bagaimana dengan gedung Gelatik asset Bank Mandiri yang ada di jalan Gelatik. Pasti banyak orang akan melewatkannya saat berwisata di kota lama Semarang. Well, memang tidak mudah memasuki gedung  ini tanpa ijin karena sekarang sudah dioperasikan sebagai Bank Mandiri. Tapi beruntungnya komunitas blogger dan saya yang pernah dapat kesempatan melihat dari dekat bagaimana keindahan Gedung Gelatik di bulan Maret lalu.

Gedung Gelatik yang memiliki arsitektur dominan bergaya eropa ini diresmikan pada tanggal 7 Maret 2018 setelah sekitar 3 tahun direvitalisasi, diadaptasi dan direkonstruksi tanpa merubah terlalu banyak bentuk gedung aslinya.

Dari penjelasan pihak Bank Mandiri, beberapa ornamen original gedung Gelatik tetap dipertahankan seperti sebagian ubin, jendela, pintu, jendela di berbagai ruangan dan juga tangga berbentuk spiral dari kayu. Bahkan sesuai dengan kondisi di masa lalu, meski gedung Gelatik dibangun dengan gaya Eropa tapi juga digantungkan hiasan-hiasan bernuansa oriental di pintu-pintu terutama pintu masuk.

 
Buat saya pecinta atmosfer vintage, berada dalam Gedung Gelatik punya rasa 'aneh' tersendiri. Tapi, saking apiknya cara memugar tanpa 'merusak' esensi asli gedung, Gelatik Heritage kini sudah tak terasa angker dan lembab, seperti yang biasa dirasakan pengunjung saat memasuki gedung lama.

Lantai atas yang dibangun menjadi ruang kantor dan dipartisi menjadi kubikel para pekerja, serta lantai bawah yang sudah dilengkapi pantry, mushola bahkan nursery room, saya rasa pegawai Bank Mandiri yang akan menempati Gedung Gelatik ini akan betah.

Sunday, May 20, 2018

May 20, 2018

Inilah Menu Menggiurkan Restoran Pringsewu Semarang


Jalan-jalan di kota lama memang mengasyikan. Dan kalau udah capek juga perut krucuk-krucuk jangan khawatir bakal kelaparan. Selain beberapa cafe dan rumah makan yang sudah dulu ada, sekarang ada restoran baru buka yang layak jadi rujukan kamu semua gaes. Namanya Restoran Pringsewu.

Kalau kamu merasa familiar sama nama RM Pringsewu kamu ga salah kok. Karena rumah makan ini memang bukan pemain bisnis kuliner baru, tapi justru sudah lama banget. Dan kebanyakan rumah makannya buka di jalur pantura. Pasti buat kamu yang biasa bepergian di jalur utara pulau Jawa bakal sering lihat spanduk dan penunjuk RM Pringsewu 'beberapa meter lagi' sepanjang jalan.

Pringsewu Semarang sudah resmi dibuka per 12 Mei 2018 lalu. Dan alhamdulillah pada hari Sabtu 19 Mei 2018, beberapa teman-teman blogger Semarang diundang oleh pihak Pringsewu sehingga bisa berbuka bersama sekaligus bertemu dengan Bapak Aryanto Wahyu & Bapak Rosyad Khan (Dir Marketing) serta Bapak Sunarto (Manager). Sebelum waktu berbuka tiba, kami juga sempat medengarkan sejarah gedung yang ditempati Pringsewu serta cerita tentang wayang suket Dewi Sri dari Duta Kola yaitu pak Rofiq Achmad.
Temu Pringsewu dengan Blogger (photo credit: @IkaPuspita1)
wayang suket dewi Sri

Untuk di Semarang sendiri, restoran Pringsewu yang berlokasi di Jalan Suari 10 – 12 adalah cabang ke 21 dari seluruh jaringan rumah makan Pringsewu yang dimiliki. Dengan suasana klasik retro yang menempati gedung bekas kantor pusat NV Kian Gwan milik raja gula Oei Tiong Ham mari kita intip yuk bagaimana suasana di dalam Resto Pringsewu ini.
RM. Pringsewu dari depan dan bagian dalam resto
Ada toko oleh-oleh juga di RM Pringsewu
Rumah makan Pringsewu ini kalau menurut saya cocok buat santap sekeluarga. Bukan cuma orang dewasa yang bakalan betah di sini, tapi anak-anak juga sepertinya senang buat 'eksplor' ruangannya yang luas. Pengunjung bisa milih duduk di area depan kasir, di selasar samping kasir, di bagian belakang yang ternyata semi outdoor atau di lantai 2 yang bisa juga buat event seperti ulang tahun atau acara kantor. Di lantai 2 ini ada spot yang asyik banget kalau makan sama pasangan sambil ngobrol melihat suasana kota lama saat malam hari. Duh romantis bingit deh. Kalau kamu masi jomblo jangan sedih lah, cari gebetan dulu ajak aja temen-temen buat nongkrong bareng.

Ketika adzan maghrib tiba, kami pun segera membatalkan puasa terlebih dahulu dengan kolak berisi pisang, waluh dan singkong. Kemudian mulai makan makanan berat yang sudah disiapkan di meja. Yuk mari intip apa aja menu makanannya:
buncis cabe garam - tumis pakcoy
gurameh gandum - pesmol gurame
mendoan - onde-onde
Sego Bandhem
udang saus mangga - udang saus padang
Beberapa masakan citarasa Indonesia khas Pringsewu cocok banget di lidah saya yang emang pecinta masakan nusantara. Alhamdulillah karena ga punya pantangan jadi bisa mencicipi semua makanan yang bikin air liur menetes. Ada udang saus padang dan saus mangga yang pedes manis, buncis cabe garam dan pakcoy bertabur bawang putih cincang goreng, gurame goreng gandum yang kriuk, dan favorit saya si gurame pesmol yang nyikmat abis.

Selain menu utama, Pringsewu juga punya nasi bandhem yang disajikan apik di atas talenan beralaskan daun pisang. Dinamakan nasi bandhem karena nasinya dibentuk bulat kira-kira seukuran 2 kepalan tangan dan bisa buat bandhem *melempar. 1 porsi nasi bandhem ini pas cocok buat 1 orang karena isinya komplit banget termasuk lauk, sayur dan krupuk. Ada 2 pilihan nasi bandhem yaitu jenis geprak atau penyet.

Rumah makan Pringsewu Semarang selain menerapkan kenyamanan dan kebersihan dengan menyediakan wastafel, toilet dan mushola, pengunjung juga bisa sekalian beli buah tangan di toko oleh-oleh yang ada di dekat mushola. Dan buat yang merencanakan buka puasa bersama teman-teman kantor, RM Pringsewu punya menu paket instansi dan paket syawalan yang bisa dicek di bawah ini.

Friday, May 18, 2018

May 18, 2018

Daftar All U Can Eat Buka Bersama di Semarang

All U Can Eat alias makan sepuasnya memang ngetren di kalangan eksekutif karena setelah bayar 1x konsumen bisa sepuasnya menikmati hidangan yang ada di lokasi. Eh omong-omong ini kaya kita dateng ke kondangan ya, nyumbang 1 amplop tapi bawa sekeluarga, wkwkwk sadees banget. Kalau di AUCE ya kagak bisa lah kaya gitu, karena akan dihitung per kepala.

Memang kebanyakan hotel lah yang punya program All U Can Eat, tapi beberapa restoran pun juga punya program serupa. Kalau kamu lagi cari mana saja tempat yang menyediakan AUCE untuk acara buka bersama di Semarang, simak postingan ini ya.

1. Hotel Gumaya

Yang paling saya ingat tentu di Gumaya karena kebetulan pernah dapat kesempatan mencicipi AUCE dari Cascade Restoran Hotel bintang 5 di Semarang ini. Harga per pax atau per orangnya 159.000. Cukup menguras kantong memang, tapi rasa dan kualitasnya ga usah diragukan lagi. Mo makan nasi, seafood, dessert, indonesian atau european food disajikan komplit di restoran Cascade Gumaya.

2. Hotel Aston


Bertema RAMADHAN DI KAMPOENG, Hotel Aston menyediakan paket buffet all u can eat dengan banyak pilihan masakan citarasa lokal dari koki profesional di JADE Cafe and Resto yang bisa dinikmati dengan harga 98.000 per orang mulai dari pukul 5 sore. Saya pernah mencicipi masakan para koki profesional di Hotel Aston pada acara buka bersama tahun lalu, dan menurut saya ciamik ndez!

3. Hotel Pandanaran

Cukup dengan RP. 65.000 per pax, sudah bisa menikmati makan sepuasnya di hotel yang terletak di jalan Pandanaran ini. Menunya pun berbeda setiap harinya. Jadi mo tiap hari buka puasa di Auce hotel pandanaran? Bisa banget lah yang penting ada duitnya, hehe.

4. Hotel Dafam

Chef Hotel Dafam Semarang akan menyajikan aneka menu berbeda setiap harinya. Harganya juga cukup terjangkau ga sampai 60 ribu rupiah per orang bisa makan sepuasnya.

5. Hotel @Hom

 

Diberi nama Ramadhan Dug Dug, hotel @Hom punya paket buka puasa Rp. 69.999 per pax dengan menu yang berbeda setiap harinya sudah termasuk tajil.

6. Hotel Neo Candi

Harga 50ribu untuk 1 orang yang dipatok Hotel Neo Candi sudah nett alias include pajak. Dan untuk anak di bawah 5 tahun free, sementara itu untuk di atas 5 tahun harus bayar full. Soal menu berbuka yang disajikan Hotel Neo Candi setiap harinya akan ada beda menu termasuk tajil dan minuman segar.

7. Hotel Star

Dinamai bu bariah yang merupakan kependekan dari Buka Bersama Murah Meriah, hotel yang punya rooftop swimming pool ini membandrol paket all u can eatnya dengan tarif Rp. 69.000 per pax. Menu yang disajikan juga berganti setiap harinya ya.

8. Hotel MG Setos

Hotel MG Setos yang berlokasi di Jl. Inspeksi, Gajahmada, Semarang ini menyediakan menu berbuka berupa takjil, main course, kletikhan, appetizer, soup, live cooking, minuman dan aneka sambal dengan Rp. 95.000 per pax.

9. Hotel Noormans

Dengan tema Ramadhan Nusantara Hotel Noormans menyuguhkan menu khas Nusantara dengan rasa yang nikmat. Ada berbagai pilihan ta’jil yang menyegarkan, salad, aneka sup dengan pelengkapnya, menu pojok kaki lima (live cooking), pilihan dessert yang banyak serta sudah termasuk minuman. Hanya dengan Rp.69.999,net/orang bisa makan sepuasnya.

10. Hotel Grasia

Ifthar package alias paket berbuka dari Hotel Grasia cukup terjangkau yaitu Rp.57.000 per pax, dan tiap booking 10 pax bisa dapat gratis 1 pax. Asyiknya lagi setelah pesan tempat kita bisa ikut doorprize berhadiah TV LED, handphone dan barang lainnya hanya dengan follow IG Hotel Grasia, upload foto dengan hashtag #hotelgrasia dan mention di IG atau fanpage Hotel Grasia. Siapa tahu kamu yang beruntung dapat hadiahnya.

11. Hotel fave Diponegoro

Hotel yang bernuansa pinky-pinky ini juga membuka paket all u can eat di bulan ramadhan. Yaitu dengan harga Rp. 59.000 sudah bisa menikmati 6 jenis hidangan utama, takjil, live cooking dan aneka salad yang digelar di Lime Balcony and Resto dari pukul 5 sore hingga 8 malam.

12. Hotel Oak Tree Emerald


Aneka variasi menu buka puasa di Hotel Oak Tree Emerald, diantaranya: aneka es, mini pastry, bubur, kletikan, appetiser, soup, main course, stall, aneka lalapan, sambal, kerupuk; dan dessert yang dapat dinikmati sepuasnya dengan harga Rp 75.000nett/ orang. Oiya, setiap pemesanan 10 orang bonus 1 orang. 

13. All Stay Hotel  

Hotel yang terletak di Jl. Veteran, Lempongsari, Semarang ini deket banget sama Simpang Lima, sang landmark kota Semarang. Selama ramadan All Stay juga punya menu buffet untuk iftar yaitu Rp. 69.000/ per orang.

14. Hotel Candi View

Hotel ini dulunya bernama Rinjani View, namun kemudian bertransformasi menjadi hotel dengan kapasitas 41 kamar. Candi View membuka 2 paket berbeda untuk berbuka puasa. Untuk yang menu buffet lengkap diberi tarif Rp. 85.000 per pax sudah nett alias termasuk pajak.

15. Hotel Louis Kienne Pandanaran

Hotel megah dan menjulang yang ada di lokasi oleh-oleh paling strategis yaitu Louis Kienne Pandanaran ini membuka paket berbuka dengan nama Fesbukers Louis Kienne Hotel Pandanaran. All you can eat menu and free access to 24th floor cukup membayar
IDR 88.000nett, bisa dinikmati dari 5pm-8pm dan promo "Get 1 pax free or 1 night room stay within Ramadhan".

 16. Hotel Santika Premiere

Di jalan pandanaran tepatnya sebelah toko buku Gramedia ada hotel bernama Santika Premiere. Ternyata hotel Santika punya menu berbuka yang menghadirkan masakan Indonesia juga masakan tipe western di paket All U Can Eat yang bisa dinikmati setelah membayar 110.000 Idr per orangnya.

 17. Hotel Patra

Hotel Patra merupakan hotel bintang 4 yang terletak di Sisingamangaraja Candi Baru Semarang. Untuk menikmati buka puasa makan sepuasnya bisa mulai kamu lakukan di jam 5.30 sore sampai pukul 9 malam. Cukup rogoh isi dompet 75.000 IDR per pax ya udah bisa buka bersama sekenyangnya.

Tuesday, May 8, 2018

May 08, 2018

Family Staycation di Guest House Sisingamangaraja Semarang

Staycation di Guest House Sisingamangaraja bersama keluarga
Tanggal merah di kalender itu memang mengasyikan, apalagi buat yang punya pekerjaan formal karena artinya bisa libur. Tapi kalo kebanyakan tanggal merah yo kadang ada bingungnya juga, ya ngga? Selain bingung mau kemana, juga bikin bingung kalo duit di dompet cepet abis. Tau sendiri lah ya kalo liburan tuh hawanya pengen belanja-belanja dan jalan-jalan. Tapi kalo di rumah aja kok yaaaaa ga afdhol gituloh πŸ˜‚.

Makanya tanggal 1 Mei kemaren yang dirayakan sebagai Hari Buruh Internasional, saya memilih ber-staycation di Guest House Sisingamangaraja, yang lokasinya deket dengan AKPOL Semarang. Oiya, saya pesan 2 kamar di guesthouse ini lewat aplikasi Airy Rooms ya. Pesan 2 kamar karena kebetulan mbah dan kakung dari Cilacap yang kangen cucunya sedang berkunjung ke Semarang.


Mudah Dicari

Guest House Sisingamangaraja terletak di pinggir jalan raya *ya iyalah masa di tengah jalan. Tepatnya di Jl Sisingamangaraja no 4 Semarang. Jadi kalau berkendara dari Semarang bawah, di perempatan bangjo KFC/ Gelael, beloklah kiri. Kemudian setelah melewati restaurant S2 atau persis di depan pasar Candi, penginapan ini ada persis di seberangnya.


Parkiran Luas

Ga perlu khawatir buat tamu yang membawa kendaraan pribadi. Lahan parkir Guest House bercat putih ini cukup luas kok dan dijaga satpam. Tapi ya tetep dikunci biar makin aman ya.


Ada Kolam Renangya

Alasan saya pilih Guest House Sisingamangaraja buat family staycation ya karena ada kolam renangnya. Ukurannya standar lah, ga luas wong ya buat renang cantik aja bukan buat lomba mengejar mantan Asean Games. Kalo kedalamannya yang paling cethek kayaknya sekitar 130cm soalnya posisi berdiri pundak saya ga kena air. Kolam renang ini outdoor jadi kalo kesiangan dikit ya bakalan kepanasan #AwasGosong. Cukup lumayan buat mengasah skill gaya dugong saya yang sedikit ada kemajuan. Tapi sayangnya air kerasa berat dibanding kolam renang di Guest House Rumah Teras Sardonohardjo. Mungkin karena airnya bukan air gunung dan penggunaan tawas buat membersihkan kolam bikin rambut jadi agak kumel setelah berenang. So jangan lupa siapkan shampo dan kondisioner ya.

Ada Kulkas di Kamar

Biasanya hanya hotel bertarif agak ehem yang menyediakan kulkas imut di dalam kamar. Jadi buat yang doyan minum air dingin seperti suami saya bersyukur banget karena Guest House Sisingamangaraja punya kulkas buat nitip minuman.

 

Colokan Listrik Hanya 1

Fasilitas standar seperti televisi dan ac oke. Tapi sayang colokan listrik yang sudah jadi kebutuhan primer zaman now cuma disediakan 1 dibawah televisi. Padahal saya bawa hape 1, suami malah bawa 2 jadi bayangkan aja kalau ketiga gadget habis batre bersamaan. Untung aturan ladies first ga bisa dibantah, kalo ngga, perang dunia 3 pecah nih bro πŸ˜‚.

Makanan Cukup Enak

Kamar yang saya pesan keduanya ga pake paket sarapan. Tapi saya sempet nyobain masakan dari dapur restoran Guest House Sisingamangaraja pas pesan makanan buat si kecil yang kelaparan. Cukup oke kok rasa dan harganya. Dari review di aplikasi airy juga banyak yang bilang enak.

Overall saya sih cukup senang bisa menginap di Guest House Sisingamangaraja, buktinya hotel ini juga selalu penuh apalagi di akhir pekan. Tapi kalau bisa milih saya sarankan jangan ambil kamar di depan resepsionis karena privasi jadi agak terganggu dengan lobi dan tempat sarapan yang ada persis di depan pintu. Shower air panas di kamar ini juga susah dikendalikan, berbeda dengan shower di kamar lantai atas.

Oke deh semoga postingan ini bermanfaat ya ^_^

Monday, April 23, 2018

April 23, 2018

Mewujudkan Liburan Impian ke Singapura dengan Pesan Tiket di Jd Flight

 
"Ayah, liburan lebaran besok ga mudik nih" ucapku pada suami dua bulan lalu.
 Suami yang sedang asyik main hape pun menimpali "lho memang bapak ibu mau kemana? Trus kalau ga mudik ke Cilacap kita mau liburan kemana?"

Yaa, memang sih sudah jadi kebiasaan kami kalau libur lebaran adalah waktu yang pas buat mudik ke Cilacap, yang kalau ditempuh dengan mobil pribadi bisa sekitar 5-6 jam, itupun kalau ga macet. Makanya saya ga mau pulang kesana kalau hari liburnya ga lebih dari 5 hari biar kumpul keluarga besar lebih puas.

"Eh bunda katanya mau ke Singapura, jadinya kapan?" suami kembali bertanya, kali ini pandangannya tidak di layar handphone.

"Sementara si rencana bulan Juli. Lha ayah mau ikut apa?Kan kemaren bunda ajak ga mau. Kalau mau bareng ya bisa diatur ulang" jawabku sembari menilik kalender duduk di meja komputer.

"Lho ya kalau ga ada rencana liburan lebaran ya mending Ayah ikut ke Singapura dong, boleh ga?"

"Yo mosok ga boleh, yang penting bawa duit yang banyak Yah, jadi besok di Singapura Bunda bisa shopping sepuasnya, hehehe"
"Ah, ga jadi deeeh" *jurus pura-pura ngeles pun dilancarkan sambil ngacir ke dapur katanya mau ambil air minumπŸ˜”
---
Begitulah sodara-sodara, drama berjudul 'Mama minta shopping di Singapura' yang pernah terjadi di rumah kami. Dan sekarang sudah minggu ke-4 bulan April, artinya sebentar lagi bulan puasa tiba. Setelah puasa tentunya adalah masa yang dinanti banyak orang termasuk saya dan keluarga πŸ‘ͺ karena di Indonesia masa libur terpanjang adalah saat Idul Fitri.

Kalau soal keinginan saya sudah lama merencanakan ke negeri Merlion tapi sayangnya tertunda mulu. Tapi dulu memang saya ga begitu bersemangat karena suami ga mau kesana dengan alasan susah mengajukan cuti kerja. Maklum sih, suami memang baru saja bekerja di tempat yang baru jadi ga bisa dong semena-mena minta libur.

Padahal sebagai perempuan yang sudah berkeluarga saya pengennya kemana-mana sama suami dan anak. Selama ini pun plesiran di dalam negeri ya ga pernah berpisah. Meski ga pernah terlalu jauh tapi bagi saya berlibur bersama keluarga punya banyak manfaat, yaitu:
1. Membuat hubungan antar anggota keluarga semakin dekat
Sebagai pencari nafkah terkadang suami pulang ke rumah sudah lelah dan ga sempat bermain dengan si kecil. Oleh karena itu weekend dan liburan adalah waktu yang tepat buat mempererat bonding antar anggota keluarga.

2. Mengajarkan perbedaan pada anak

Saat liburan ke tempat-tempat yang berbeda dengan tempat tinggal kami. Saya dan suami sembari mengajarkan banyak perbedaan pada di kecil. Misalnya kenapa di Semarang hawa dan cuacanya sering panas, sementara di Perkebunan Kemuning Karanganyar terasa dingin dan sejuk bahkan air sungainya seperti es dari kulkas. Ga lupa juga tentang bersyukur dan menjaga alam.

3. Melatih keberanian dan kemandirian pada anak
Setelah naik kuda berdua di Telaga Sarangan, kali lain di Nirwana Stable Mijen, si kecil ternyata berani naik kuda sendirian di atas pelana. Dan saya pasrahkan sama pawang kudanya aja ga ngikutin keliling lokasi *lagian muternya lumayan sih, bisa gempor ini kaki 😝. Alhamdulillah kan bocil jadi berani dan belajar mandiri.

Tapi ya bukannya bosen jalan-jalan ke tempat-tempat di negeri sendiri. Cuma saya pengen sekali-sekali lah ke luar negeri yang dekat dulu seperti Singapura. Supaya wawasan tambah luas dan bahan postingan di blog ini makin banyak, haha. Dan di Singapura juga ga minta masuk ke lokasi wisata yang tiketnya mahal kok, tapi cukuplah yang gratisan atau terjangkau seperti ini:
- Merlion : ikon Singapura yang wajib dikunjungi biar sah.
- Garden By The Bay: penasaran dengan koleksi tanamannya.
- Marina Bay: supaya bisa foto dengan background Hotel Marina Bay Sands.

Supaya terlaksana tentunya harus melakukan persiapan dong ya, seperti paspor, tiket pesawat, pesan hotel, akomodasi, dan segala tetek bengeknya. Duh dimana nih cari tiket pesawat murah dan sekalian bisa booking kamar hotel?

Aha, untungnya saya udah terbiasa belanja online di Jd.id dan saya tahu kalau Jd.id selain tempat buat belanja berbagai macam kebutuhan juga punya menu JD Flight dan JD Hotel. Situs jd.id bisa diakses dari desktop ataupun mobile ya tapi saya sih lebih suka dari aplikasi yang seperti inilah penampakannya:
tampilan muka jd.id dari aplikasi
tampilan menu pemesanan tiket pesawat
tampilan hasil JD Hotel
Di Jd Flight sangat mudah pesan tiket pesawat. Setelah muncul hasil pencarian tiket sesuai tanggal, kemudian kita bisa mengurutkan hasilnya dari yang harga terendah, waktu berangkat paling awal/ paling akhir, waktu tiba paling awal/paling akhir dan menurut durasi penerbangan.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Indonesia Corners dan JD.ID. Artikel ditulis berdasarkan pengalaman dan opini pribadi.