Dolan Seharian di Saloka Fun Park Salatiga

Setelah dinanti-nanti, akhirnya untaritravelnotes dolan juga ke Saloka Theme Park, taman wisata yang digadang-gadang sebagai yang terbesar se-Jawa Tengah.

Kali ini bukan plesiran sendiri (atau bareng blogger) ke sana, tapi numpang acara liburan kantor suami alias gathering karyawan beserta keluarga, hohoho. Gapapa dong, bagaimanapun caranya tetep harus bersyukur. Apalagi tiket masuk ke Saloka Park juga lumayan kalau bayar sendiri, wadidaw.

Di hari biasa yaitu Senin-Jumat, untuk memasuki Saloka Fun Park, pengunjung harus membayar Rp. 120.000, sedangkan pada akhir pekan di hari Sabtu dan Minggu tentu kudu merogoh kocek lebih dalam sebesar Rp. 150.000,-. Oiya, anak berusia di bawah 2 tahun dapat masuk tanpa dikenakan biaya. Artinya kalau si dedek sudah 2 tahun ke atas ya bayar penuh.

Sneak Peak Wahana-Wahana Yang Ada di Saloka

Cakrawala
Wahana yang pertama kali terlihat dari pintu scan barcode tiket adalah sebuah bianglala atau ferris wheel berukuran besar. Di Saloka wahana ini dinamakan Cakrawala. 

Awalnya sih saya ngeri mau naik wahana ini. Ya maklumlah udah emak-emak emang nyalinya jadi cemen ya kuy. Tapi akhirnya berhasil juga kok meski deg-deg ser abis. Lagian cuma 1x putaran masak ya ndak bisa.

Senangnya naik Cakrawala, kami bisa melihat pemandangan seluruh Saloka dari atas. Bahkan Rawa Pening juga kelihatan loh.

Sebelum naik Cakrawala, ada peraturan yang harus ditaati supaya aman, yaitu ga boleh berdiri saat ada di dalam wahana, dan jangan mengoperasikan tongsis. Karena bisa aja tongsisnya jatuh lalu menimpa orang yang ada di bawahnya, atau merusak sistem mekanis dari si Cakrawala itu sendiri.


Rumah Hantu Adu Nyali
Kami juga sempat masuk ke sebuah bangunan penuh sulur-sulur buatan yang bagian depannya ada patung Buto Ijo memegang seorang peri. Ternyata inilah Rumah Hantu di Saloka yang disebut Adu Nyali.

Namanya rumah hantu sudah pasti isinya bermacam hantu-hantu buatan dan ruangan yang sebagian besar gelap banget. Tapi masuk kesini sudah diatur kakak-kakak Saloka supaya jumlahnya pas, jadi ga mungkin kita jalan sendirian atau kebanyakan orang. Jadi meskipun serem ya ga ada yang bikin sport jantung banget sih.

Umur minimal untuk meng-Adu Nyali adalah 10 tahun, tapi kalau anak-anak di bawah itu berani ya monggo. Nah di sini saya sedikit memaksa Aito masuk. Dan hasilnya pas keluar dia pun mewek-mewek ketakutan, hihihii.


Angon-Ingon
Udah keliatan lah ya dari depan isinya apa. Yup, berbagai hewan ada di dalamnya, tapi ga ada binatang buas sih. Lebih ke beraneka unggas dan burung dan beberapa kelinci. Cukup oke untuk mengedukasi anak-anak apalagi di bagian burung jinak. Ada beo macaw yang didampingi pawang dan boleh dipegang oleh pengunjung. Eits, yang dipegang burung beo-nya loh ya jangan pawangnya apalagi burung pawangnya 😂

Lumbung Ilmu Galileo
Sesuai namanya, area ini berisi bermacam alat peraga dunia sains. Ada replika fosil dinosaurus, piano yang bisa berbunyi jika diinjak kaki, sistem tata surya, bagian-bagian mata dan otak, proses terjadinya gunung meletus dan masih banyak lagi.

Sepertinya, anak-anak termasuk Aito cukup antusias bermain dan melihat benda-benda di dalam lumbung ilmu Galileo, yang mungkin sebenarnya belum ia pahami banget. Tapi kan gapapa buat awal pembelajaran.

Fasilitas di Saloka

Di Saloka yang begitu luas, tentunya ga cuma berisi aneka macam wahana untuk bersenang-senang. Kan ya kita butuh istirahat, butuh makan, ke kamar mandi dan beribadah juga. Nah fasilitas itu ada semua kok di sana.

Selain tersedia rumah makan, di beberapa spot disediakan food truck yang menjual makanan dan minuman seperti long fries, roti bakar, bakso dan lainnya. Ini penting soalnya pengunjung dilarang membawa makanan dan minuman dari luar. 

Trus bagi yang muslim dan mencari tempat sholat juga cukup mudah mencari mushola. Selain nyaman, mushola yang tersebar di beberapa titik juga lumayan bersih. 

Oiya, klinik beserta tenaga medis jaga juga tersedia lho. Kemaren saya harus mampir sebentar di sini untuk minta paracetamol karena masuk angin dan pusing kepala.

Pertunjukan Laser dan 3D Dancing Fountain yang Memukau di Saloka

Sejak awal pengen banget ke Saloka karena penasaran dengan pertunjukkan lasernya. Ternyata setelah lihat pun sama sekali ga nyesel. Bagus banget!

Dipadukan dengan air mancur menari, kisah baruklinthing yang sedikit dimodifikasi bisa membius kami dan penonton lainnya untuk tidak beranjak dari lokasi yang terletak di area Jejogedan.

Selesai pertunjukkan, maskot Saloka yaitu si Loka akan keluar dan mempersilahkan anak-anak berfoto bersama tanpa biaya tambahan. Wah si kecil tentu saja ga mau ketinggalan antri.


Sebenarnya ada banyak wahana yang kami coba kemaren, tapi ga semuanya saya tulis. Intinya kami merasa senang banget berpetualang seharian di Saloka Fun Park Salatiga. Yang mau lihat petualangan kami di Saloka dalam bentuk video bisa cekidot di bawah ini ya



Belum ada Komentar untuk "Dolan Seharian di Saloka Fun Park Salatiga"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel