Timlo Sastro Solo yang Melegenda


Yang pertama kali terbersit di pikiran pas denger kata timlo ya grup lawak Teamlo. Itu loh yang anggotanya kalo ga salah ada 6 orang. Yang wajahnya unik-unik. Yang kalau ngebanyol sambil nyanyi mlesetin lagu-lagu populer. Dan yang paling terkenal Aa Jimi alias Aa Gym kawe.

Nah ternyata timlo itu sebenernya nama makanan loh. Yang konon dalam kamus kuliner, timlo adalah makanan berkuah atau sejenis sup yang isinya kembang tahu, daging ayam, jeroan ayam, sosis solo dan telur pindang. Untuk kuahnya berwarna bening dan encer. Kalau baca deskripsinya sih keliatannya enak ya, makanya saya penasaran. Sudah sampai Solo masak ga cobain.


Timlo Sastro Pasar Gede

Salah satu tempat tepat untuk menikmati timlo solo yang otentik ada di Timlo Sastro Pasar Gede.  Dan jangan datang kesiangan atau kita bisa kebagian kuahnya aja. Sejak jam 6 warung ini sudah mulai buka lho.

Meski letaknya ada di enggok-enggokan pasar Gede dan di seberang ada tempat sampah dengan baunya yang aduhai, kenyataannya Timlo Sastro ga pernah sepi pengunjung dan ga gampang cari parkiran. Dan meski kami termasuk kaum kesiangan, untungnya masih kebagian nasi timlo biasa dan timlo sosis telur pindang. Kalau minumnya sih teh anget aja sudah cukup.

nasi timlo biasa


timlo sosis telur

Nasi timlo biasa yang dipesan suami ternyata isinya jeroan ayam *pemuja jeroan lalu bersorak, yaitu potongan ati dan rempela, kemudian disiram kuah bening dan ditaburi bawang goreng. Rasa jeroannya asin meresap tapi kalau dimakan bareng kuah dan nasinya ya jadi lumayan pas.

Buat si kecil kami pesan Timlo Sosis Telur karena emang Aito pecinta telur ayam. Dan pas saya icip, welah..kok lebih cocok yang ini. Meski sama-sama ada potongan jeroan ayam yang asin, tapi juga dilengkapi Irisan sosis solo ukuran jumbo dan telur pindang yang berasa manis. Nah itulah yang jadi penyeimbang rasa asinnya jeroan ayam meski dimakan tanpa nasi.

Beruntung setelah pesanan kami hampir habis, para pengunjung yang datang kemudian ternyata pada ga kebagian telur pindang, kesian deh loe.

Santap Timlo ditemani live musik

Di Timlo Sastro bukan cuma sensasi makannya yang asik karena sesekali mencium bau dupa atau semerbak sampah di seberang. Tapi juga sembari makan bisa mendengarkan alunan musik dari pengamen jalanan yang memang mangkal di sini. Bolehlah sisihkan sedikit untuk mereka supaya bisa njajan timlo juga. Soalnya untuk ukuran kota Solo yang bisa dibilang lebih terjangkau daripada Semarang, harga semangkok timlo sastro lumayan ehem.

Timlo Sastro Halal

Dan untuk muslim yang selalu awas soal menu halal, Timlo Sastro insyaallah halal kok. Kemarin yang jadi kasir juga mba (atau ibu) berjilbab.

Jadi kalau main ke Solo trus pengen kulineran masakan legenda asli kota budaya ini, jangan lupa mampir ke Timlo Sastro di belakang Pasar Gede Hardjodipuro ya. Rekomended banget!

14 Komentar untuk "Timlo Sastro Solo yang Melegenda"

  1. Aku kremenyes liat Timlonya, Mbak Uun. Saking gak ada yang jual, kudu bikin sendiri. Satu panci besar, abis sekali makan di rumah. Semuanya suka. Gak ada yang nolak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gampang ya mba bikinnya? Jujur aq ga mudeng krn baru nyoba kemaren

      Hapus
  2. wih rame banget itu kaum kaum yang sedang craving timlo aku malah pertama denger ngira timlo itu kue pisang dibungkus daun mbak, wkwk

    BalasHapus
  3. aku belum pernah nyobain timlo loh mba, kuahnya bening gitu ya. Kirain aku semacam dessert hehehe

    BalasHapus
  4. wah.. pengen coba makanannya jadinya. kalau jalan-jalan ke solo, bisa jadi salah satu rekomendasi nih...

    BalasHapus
  5. Aku kurang puas ini waktu main ke Solo.. terutama untuk kulinerannyaa. Musti segera balik lagiii nih

    BalasHapus
  6. aku suka banget kulineran, mudah2an dalam waktu dekat bisa main2 ke solo sambil kulineran :D

    BalasHapus
  7. Bumbu kuahnya pakai apa ya mbak? Apakah semacam kuah bakso yang bening gitu? Aku kalau ke Solo tahunya cuma surabi aja. Next time mau cobain timlo aah.

    BalasHapus
  8. Aku gak suka sama jeroan mba, entah kenapa ya. Apa karena gak disuguhin di meja makan sejak kecil kali ya

    BalasHapus
  9. Pernah denget timlo, tapi belum pernah nyoba.
    Pasti syegeerr yaa..makan menu timlo untuk menu berbuka.
    Hangaat...
    Dan kuahnya di srupuutt~

    BalasHapus
  10. Wah ak pernah nih pesan sup timlo waktu resepsi pernikahan aku, tapi isiannya ada jamur merangnya gitu. Seger dan enak mbaa dan aku belum pernah k Solo nih

    BalasHapus
  11. waaah aku belum pernah coqba timlo dan baru tau soal timlo ini loh hehehe, yang sosis telur kayanya enyaaaak hihi

    BalasHapus
  12. Duh salah banget nih ngeliat jam segini Jadi kepengen nyobain timbul juga, kalau di Palembang di mana ya, Ada gak ya

    BalasHapus
  13. Wah ternyata ada tmpt yang jual timlo yang terkenal ya, soalnya tiap ke solo asal berhenti aja buat makan timlo

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel